Tes

Rabu, 27 Juli 2016

Pelantikan PK. PMII BFII PERBANAS Jakarta Selatan




Ba’da Maghrib Astrit jemput Aku di rumah. Kami berencana menghadiri acara Pelantikan Pengurus Komisariat PMII BFII PERBANAS Jakarta Selatan. Kebetulan acara tersebut dilaksanakan di daerah Manggarai, jadi setidaknya kami tidak perlu was-was dengan lokasi acara yang cukup dekat ditambah malam-malam keluar apalagi ini masih awal-awal Bulan Ramadhan.
Kami sempat mencari lokasi yakni di Masjid Darul Mustaqiem yang beralamat di Jl. Manggarai Utara 2 Rt. 06 Rw. 04 Jakarta Timur. Alhamdulillah tidak sulit kami mencari Masjid tersebut, namun pada akhirnya kami harus menunggu di parkiran karena jamaah sholat tarawih sudah dimulai, sementara acara pelantikan dimulai setelah sholat tarawih.
Aku salut dengan kemampuan mereka yang membuat acara tidak hanya pelantikan tetapi diawali dengan “Pesantren Kilat Ramadhan” yang diselenggarakan oleh Diksi Perbanas Institute Jakarta bekerjasama dengan PK. PMII Perbanas yang bertemakan “Membekali generasi bangsa dengan berjiwa qur’ani dan berintelektual tinggi” dan diikuti oleh lebih dari 30 anak-anak di lingkungan masyarakat dekat masjid tersebut.
Pelantikan ini dihadiri oleh sahabat-sahabati dari PMII Se-DKI Jakarta khususnya  Jakarta Selatan yang mengambil tema “ Mengukuhkan jiwa kader PMII Komisariat Perbanas untuk memperkokoh pondasi pergerakan” dan dilantik langsung oleh Sahabat Rohim sebagai Ketua PC PMII Jakarta Selatan.
Acara seperti ini menjadi sarana silaturahim untuk kami semua, aku bertemu juga dengan kader PMII UNIAT bahkan tanpa disengaja aku bertemu dosenku waktu di UNIAT yaitu Ust. Kamaluddin yang ternyata beliau menjadi undangan di Masjid tersebut entah sebagai Imam sholat tarawih atau Ceramah Ramadhan. Seneng banget bisa ketemu ust...
Kesempatan ini tak pula aku sia-siakan untuk berjalan-jalan saja, tapi juga berbagi cerita dengan Astrit tentang apapun terlebih masa depan kami. Hahaha

Selamat berpuasa sahabat-sahabati...

Thursday, June 09th 2016

Akhirussanah Madrasah Istiqlal 2016




Salah satu agenda besar Madrasah Istiqlal adalah Akhirussanah. Tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan Akhirussanah yang dikelola secara bersama-sama lagi. Kepanitiaan dibuat secara menyeluruh sehingga kami dapat menyaksikan wisuda para peserta didik dari tingkatan KB/RA, MI, MTs dan MA Istiqlal dalam satu waktu, namun karena hal tersebut maka perlu pembagian waktu yang efektif mengingat dilaksanakan dalam satu moment sehingga Madrasah memutuskan penampilan kreasi seni hanya diisi dua penampilan dari masing-masing satuan pendidikan ditambah dengan persembahan dari para angkatan yang diwisuda.
Tahun ini Aku dan Nissa mendapat tanggungjawab seru yaitu mendandani peserta didik kelas VI yang akan diwisuda. Hehe. Pagi-pagi kami sudah hadir di Madrasah dan sepertinya baru beberapa anak kelas VI yang hadir. Baiklah kita mulai saja membantu mereka merapihkan jilbab dan sedikit polesan wajah meskipun sebenarnya sebagian dari mereka khususnya anak muslimah sudah rapi ketika datang karena sudah mempersiapkan dari rumah, tentu hal itu menjadi kemudahan bagi kami. 




Seragam wisuda kelas VI tahun ini mengangkat tema kain songket, muslimah mengenakan baju kurung dipadu dengan rok kain songket sementara muslim mengenakan kemeja yang dipadu dengan kain songket. nuansa biru menambah kewibawaan para peserta didik yang akan diwisuda.
Tibalah kita pada acara grand opening yaitu penampilan musik tradisional kolintang dan perkusi dari siswa-siswi Madrasah Istiqlal. 


Acarapun berjalan dengan apik, tidak ketinggalan adik-adik RA yang akan diwisuda, mereka mengenakan kostum merah yang lucu sekali, sementara itu kakak muslimah MTs mengenakan kostum baju terusan berwarna biru dipadu dengan siswa muslim yang memakai jas, begitu juga kakak muslimah MA mereka mengenakan kostum baju terusan berwarna pink dan muslimnya memakai jas juga. Mereka tampak cantik-cantik dan gagah.
Semoga kalian semua kelak menjadi anak yang sholeh dan sholehah serta membawa almamater nama baik Madrasah Istiqlal ke mana saja dengan akhlakul karimah dan ilmu pengetahuan. Aamiin.



        Dan sebelum pulang, Raula sempat kasih kenang-kenangan yaitu henna-in tangan aku dan Nissa... semakin pintar berkarya anak ini...thanks ya raula.

 
Saturday, June 04th 2016


Tali Kasih “Parents Class” Grade 6th // MI Istiqlal




Keberhasilan seorang murid dalam menuntut ilmu tidak terlepas dari campur tangan kedua orang tua, guru dan lingkungannya. Kerjasama antara orang tua dan gurupun dibutuhkan dalam rangka pembentukkan karakter seorang anak, semua tidak akan berjalan jika yang berperan hanya berasal dari satu sisi saja.
Madrasah kami Madrasah Istiqlal sangat mengedepankan hubungan komunikasi yang baik antara dewan guru dan orang tua dalam rangka mencetak generasi masa depan yang religius, cerdas dan berbudaya.
Hari ini merupakan hari yang istimewa, secara mendadak orang tua murid yang tergabung dalam Parents Class VI mengundang kami para dewan guru Madrasah Ibtidaiyah Istiqlal dan para pegawai untuk berkumpul di koridor Madrasah dan membuat acara. bertindak sebagai MC adalah Haikal (Siswa kelas VI), susunan acaranya terdiri dari sambutan yang disampaikan oleh perwakilan wali murid yang pada kesempatan ini disampaikan oleh Ibu Geulis. Suasana menjadi terharu saat Ibu Geulis mengutarakan ungkapan terimakasih kepada para dewan guru, sungguh pemandangan yang mengharukan. Akupun menarik kesimpulan dari sambutan yang disampaikan oleh Ibu Geulis, beliau berpesan kepada kami semua sebagai seorang pendidik. 

“Mendidik dan mengajarlah dengan sepenuh hati yaitu hati yang ikhlas, ikhlas semata karena Allah dan untuk anak didik”

       Selanjutnya adalah sambutan yang disampaikan oleh Pa Alwi yang merupakan Kepala MI Istiqlal. Dan sebagai persembahan acara dari peserta didik kelas VI adalah pemberian bunga mawar untuk dewan guru dengan diiringi lagu “Terimakasihku dan puisi” yang dibacakan oleh wali murid. Kamipun tenggelam oleh suasana haru yang tercipta. dalam lubuk hati kami berdoa semoga kelak anak-anak yang kami didik menjadi anak-anak yang sholeh/ah yang bisa menjadi kebanggaan untuk Agama, Orang tua, Guru, Nusa dan Bangsa.










       Sekuntum mawar merah yang aku dapatkan itupun diberikan oleh Aziz, sementara ada bingkisan atau hadiah lain juga yang turut menyempurnakan acara sebagai bentuk rasa syukur dan terimakasih walimurid kepada para dewan guru. 





           Terimakasih Ayah dan Bunda walimurid Kelas VI MI Istiqlal.
           We Love You all...  

Friday, June 03rd 2016