Tes

Senin, 02 Juni 2014

KOPRI FASHION DAY

Ajang kreatifitas seni dibidang fashion kini sedang diminati oleh kader-kader KOPRI (Korp PMII Putri) PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) khususnya di DKI Jakarta. Menarik dan sangat inspiratif, kegiatan ini bertemakan : “Mengawal Fashion Indonesia Menjadi Acuan di Asia”. Yang rundown acaranya diawali dengan :
1. Make Up Class, yang pada kesempatan ini diisi oleh Mbak Lia (rekan dari Mbak Atiq) dari Salon Jilbab.

2. Hijab Class “Your Hijab is not just a Show”, kelas ini juga diisi oleh Mbak Atiq dari Butik Nada Rifani yang kebetulan juga beliau ini adalah kk nya Astrit (Ketua KOPRI DKI Jakarta) lohh..

3. Fashion Show, yang disponsori oleh dua butik. Pertama dari Butik Nada Rifani bertempat di Kramat Jati dan yang pasti baju-bajunya sudah tersebar didistribusikan hingga ke Negara tetangga yaitu Malaysia dan Dubai. Kedua dari Jingga Collection yang bertempat di Ciledug dan sama-sama sudah mendistribusikan koleksinya hingga ke Brunai Darussalam, Singapura dan Malaysia. Thanks bangett dehh buat dua butik tersebut. Yang pastiii kader-kader PMII Jakarta jadii makinn cantikk dan gantengg.. dan aq bangga banget bisa terjun dalam kegiatan ini untuk bertindak sebagai MC. Apalagi pada saat sahabat-sahabati berlenggak lenggok di atas red carpet. Tamu yang hadir bersorak-sorai dan tak henti memberikan tepuk tangannya untuk para model yang sedang beraksi. Hehe, dan sebuah kehormatan bagi kami kader PMII DKI Jakarta, bahwa ada kader putri dari Maluku yang juga turut serta menjadi model dalam Fashion Show kali ini. tentu ini menjadi sebuah kegiatan yang sangatt berbeda dari sebelumnya yang ditampilkan oleh sahabat/I khususnya dalam organisasi PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) dan ini menjadi acara perdana bagi KOPRI dalam lingkup Nasional yang menampilkan kegiatan dengan dikemas sangat cantik dan elegan namun tidak keluar dari garis-garis tujuan organisasi yang ada.


      4. Gitar akustik dan Stand Up Comedy yang diisi oleh kader-kader PMII DKI Jakarta. Ternyataa gak cuma pinter ngaji lohh,, kader-kader PMII juga jago diberbagai bidang, seperti yang tadi ituu. Mereka bernyanyi dengan sangatt merdunya dan melakonkan sebuah hiburan dalam bentuk Stand Up Comedy.
Yang pasti semua itu gak akan bisa terlaksana tanpa adanya dukungan dari Sahabat/I PC PMII Se DKI Jakarta, PKC KOPRI DKI Jakarta, PB KOPRI dan donatur tunggal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. 

Terimakasihh untuk semuanya......

Selanjutnya sahabat/i PKC PMII DKI Jakarta melanjutkan kegiatan JIM (Jakarta Informal Meeting) di tempat yang sama yaitu di RM. Handayani Matraman dan lanjut terbang ke Puncak Bogor untuk MUKERDA (Musyawarah Kerja Daerah) dan PRA KONGRES PMII. Selamat dan sukses untuk kalian semua yaa,,, Maaff bangett aq gak bisa gabung ke sana. Tapii aq tetap support untuk semua kegiatan qt especially untuk PKC PMII dan KOPRI DKI Jakarta.

Oyaa sahabat/i juga bisa tonton kegiatan Fashion Show qt melalui youtube di :
www.youtube.com/watch?v=euU_mh5QlDU
and kamu bisa juga tonton Stand Up Comedy nya di :
www.youtube.com/watch?v=17o7qAyua_k
Enjoy the show guys…

Thursday, May, 22nd 2014

GRADUATION OF MAN 9 JAKARTA 2014


Congratulation Desti Amalia, semoga semakin pintar, cantik, cerdas, kreatif dan baik sama aq (jangan galak-galak ye!) hehe. Semoga ilmu yang telah diberikan oleh Bapak Ibu Guru di Sekolah senantiasa bermanfaat dan berkah untuk kehidupan di dunia juga di akhirat. Aamiin
Aq sebagai alumni dari MAN 9 Jakarta ini juga merasa sangat bangga dengan segala kemajuan yang terjadi oleh almamater qu, jelas sangat berbeda dan menunjukkan proses perubahan ke arah yang lebih baik, terlihat dari segi mutu pendidikan, fasilitas pendidikan dan yang pasti kreatifitasnya. Khususnya pada hajat besar kali ini, sungguh berbeda karena acara ini diselenggarakan di gedung yang cukup megah yaitu Sasono Langen Budoyo TMII (Taman Mini Indonesia Indah). Dengan suguhan acara yang juga tidak kalah dengan kemegahan tata ruangnya.
Seneng bangett bisa ketemu dengan guru-guru yang aq sayangi, ada Umi Choiriyah, Ibu Hj. Sumiyati, Ibu Fatimah, Ibu Evi, Ibu Iryanti, Ibu Hj Tinia, Ibu Mahmudah, Ibu Rodiyah, Ibu Heriyana, Ibu Desrida, Ibu Wardah, Ibu Ratri, Bapak Hasan, Mr Saefullah, Pak AW, Pak Solah dan banyakk lagii, (maaf ya bu kalo ada yang terlewat! Hehe) so aq juga bangga banget apalagi orang tuaqu, waktu adequ maju untuk mendapat penghargaan sebagai siswa berprestasi dibidang non akademik, secara dia ikut jejak aq di OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan berprestasi di PPIMA (Purna Paskibra Indonesia Madrasah Aliyah) DKI Jakarta dan aq tau banget bagaimana saat dulu dia terseok-seok dalam menjalani organisasinya tapi aq selalu support dan menguatkannya hingga akhirnya amanah itu terselesaikan. Selamat ya de…
Serunya,, malam sebelum berangkat, aq ikut2an ribed prepare buat acaranya Desti, pake segala henna lah di tangan. Hahaha. Bener2 pemula dehh, udah gituu bajunya pengen banget samaan kebayanya tapi sayang aq ambil warna yang berbeda walaupun dengan motif sama, tapi yasudahlah. Namun yang pasti,, perjuangan itu tidak habis sampai di sini, semoga kamu bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi ya de…Aamiin

Wednesday, May, 21th 2014

Mars dan Hymne Madrasah Istiqlal

Hari ituu, aq dipanggil Direktur Madrasah untuk ikutt dalam kegiatan recording Mars and Hymne Madrasah Istiqlal di Studio Masjid Istiqlal. sebetulnya Mars Madrasah Istiqlal sudah tercipta sejak lama, namun dikesempatan ini qt membuat kembali dengan aransemen yang berbeda dan untuk pertama kalinya pula Hymne Madrasah diciptakan. Aq sangatt bangga karena turut serta dalam rekaman Mars dan Hymne Madrasah Istiqlal yang hasilnya setiap hari diperdengarkan di koridor depan sekolah sambil mengiringi gambar-gambar atau video kegiatan Madrasah pada layar TV besar yang tergantung di dinding.
Gak tanggung-tanggung project ini langsung ditangani oleh orang yang pakar dibidangnya, bapak Agus Sunaryo sebagai pencipta lirik dan lagu Hymne Madrasah Istiqlal, beliau adalah juga pencipta Hymne MTQ Nasional. Tapiii karena perbedaan umur yang jauhhhh berbeda dengan guru-guru di Madrasah Istiqlal, apalagi Aq, alhasil lagu hymne yang diciptakan menurutqu mirip-mirip lagu lawas… hehehe pissss ahhh. Tapi tetep syahduuuu lahhh… apalagi aq ikutannn nyanyi,,, hahahaha dan yang pasti tidak hanya lagunya saja tapi juga lirik nya yang penuh dengan makna keislamannya. Bahasa yang tersirat jadi mengingatkan aq kepada Bu Nibras OR Salim (Pendiri Madrasah Istiqlal) yang selalu mengkaitkan apapun dengan Allah, khususnya akhlak sebagai pondasi utama. Untuk Bu Nibras yang saat ini hanya bisa berbaring di rumah dan sesekali bisa hadir di Madrasah, semoga Allah senantiasa mencurahkan kebaikan untuk hidupmu hingga akhir hayatmu. Aamiin

Saturday, May 10th 2014

Jumat, 25 April 2014

Mie Ijo Kantin Istiqlal


      Jadi menu tambahan favorit qt yang berdiam diri di kawasan Masjid Istiqlal. Hehehe
      Dari pertama aq mencoba makanan itu atas promote Ka Rosta. Haha.. aq udah suka dengan rasanya, apalagi ditambah kalo perut lagi laper, bertambah deh nikmatnya… Alhamdulillah. Fakta menarik ternyata pemilik stand mie ijo tersebut adalah orang tuanya Bu Dita (Rekan kerja di Madrasah Istiqlal). Sepasang suami istri (pensiunan PNS) yang kompak banget kalo lagi melayani konsumennya, terlebih kami nihh kalo lagi dizzy banget dengan aktifitas lalu mampir ke sana. Hemm... sambil menghirup udara luar plus semangkok Mie ijo ditambah baksonya. Hehehe yummy..
      Informasi yang aq dapet sihh. Mie tersebut terbuat dari daun kucai, dan ketika masuk ke mulut lalu menuju perut. Perutqu itu gak terasa penuh. Karena memang aq udah pernah coba mie ijo lain tapi itu terbuat dari daun suji, tekstur mie yang terbuat dari daun suji juga mengenyangkan tapi jadi bikin perut terasa penuh. Menurut aq sihh gitu..
      Rasanya setiap ngobrol sama orang pengen banget promote si Mie ijo ntuhh.. dan kepengen juga sii bisa makan bareng someone. Hahahaha
      Yang belum coba, hayukk lah di coba,, kalo ke Masjid Istiqlal. Silahkan mampir untuk makan Mie Ijo Kantin Istiqlal.
               

Kartini Masa Kini Presented By MI Istiqlal


     Bagiqu Ibu Hj. Nibras OR Salim juga merupakan Kartini masa kini yang perlu diapresiasi atas jasanya terhadap Pendidikan di Indonesia, khususnya untuk keluarga besar Madrasah Istiqlal. sebagai Pendiri Madrasah Istiqlal 14 tahun yang lalu. Kami merasa perlu untuk lebih banyak belajar dari beliau, tapi sayangnya beliau sudah tidak seaktif dulu, beliau hanya bisa terbaring menikmati hari tuanya, doa kami selalu tercurah semoga Allah selalu memberikan kebaikan untuk hidup sampai akhir hayatmu Bu Nibras.
     Peringatan hari kartini 2014 ini diramaikan dengan serangkaian kegiatan. Diawali dengan pawai bersama teman-teman PAUD dan RA di lingkungan Masjid Istiqlal, berpose bersama setelah itu kami kembali ke Madrasah untuk menyiapkan agenda berikutnya yaitu fashion show dan vocal grup yang sebelumnya diperkenalkan dulu makanan-makanan khas Nusantara. Dari Sabang sampai Merauke ada di sini, tapii yang paling menarik buat aq adalah sepasang Roti Buaya beserta anaknya. hehe sayangnya aq gak abadikan makanan-makanan yang lain. Tapi yang pasti makanan dari wilayah Papua, Kalimantann, Sumatera, Sulawesi and Jawa. Semua ada di sini. Hehehe
     Dan tibalah fashion show competition 2014, aq bertindak sebagai MC acara perlombaan itu. menakjubkan melihat anak-anak berekspresi berjalan layaknya model muslimah. gak ketinggalan bapak ibu guru sebelumnya juga bergaya di atas cat walk layaknya seorang model muslimah. hahaha.... serunya.... Setelah itu berlanjut lomba vocal grup per kelas dan diakhir kegiatan kita menonton film RA Kartini bersama di Auditorium Madrasah Istiqlal. Hari itu semuanya bersuka cita menyambut peringatan Hari Kartini.
     Maju terus wanita Indonesia yang berakhlakul karimah !!!

21 April 2014

Kunjungan Tematik Museum Layang-layang by MI Istiqlal


Kuambil buluh sebatang
Kupotong sama panjang
Kuraut dan kuikat dengan benang
Kujadikan layang-layang
Bermain berlari
Bermain layang-layang
Berlari kubawa ke tanah lapang
Hatiku riang dan senang


                Lagu layang-layang di atas menjadi semangat pembuka perjalanan kunjungan tematik kami. Selasa, 01 April 2014 yang lalu, kami peserta didik part 1 untuk kelas 1, 2 dan 3 beserta para gurunya berkunjung ke Museum Layang-layang Indonesia yang terletak di wilayah Jakarta Selatan.
                Tibalah kami di lokasi Museum Layang-layang, kami disambut oleh gerbang pintu yang terbuat dari kayu, artistik dan unik menurutku, budaya Indonesia nya terasa sekali. Next guide dari pihak Museum sudah siapp untuk mengajak teman-teman berkeliling melihat keindahan Budaya Indonesia.
                Pertama kami diperlihatkan sebuah film documenter mengenai sepak terjang seni layang-layang khususnya di wilayah Indonesia… Menakjubkan !!! next kami menuju ruangan yang di dalamnya terdapat karya nyata layang-layang tersebut yang tadi kami lihat di film tersebut… Woow…kereenn lohh!!   Benar-benar big ukurannya, unik modelnya, pokoknya kerennn.. selain itu kami bisa melihat layang-layang yang juga berasal dari luar Negeri, tanda penghargaannya pun terpajang di sana.
                Melihat itu semua aq jadi berfikir, sangat berbeda sekali dengan kebiasaan anak-anak pinggiran Jakarta khususnya, yang jika musimnya permainan layang-layang. Kekhawatiran yang ada yaitu jika si anak mengejar layangan putus lalu hal-hal yang tidak diinginkan terjadi ! haduhh itulah fikiran yang terbentuk dari realita yang ada. Seandainya seni bermain layang-layang itu tidak hanya terlihat dari kekhawatiran yang terbentuk ya, pastii sangat menyenangkan. Ada satu hal yang mungkin jadi jawaban untuk kepuasan anak-anak dalam bermain layang-layang yaitu tempat. Yupzz secara di Jakarta apalagi masyarakat pinggiran Jakarta sedikit tempat yang lapang untuk sekedar tempat bermain anak-anak khususnya layang-layang.
                Kembali lagi ke kegiatan teman-teman… after that, teman-teman diajak untuk membuat layang-layang dengan cara memberi warna pada kertas yang sudah disediakan oleh pihak Museum, lalu setelah itu pihak Museum menyempurnakan kertas layang-layang yang telah diwarnai tadi dengan benang supaya bisa dimainkan. Layang-layang tersebut menjadi cinderamata teman-teman, dan sejurus kemudian setelah kami kembali ke Madrasah, koridor Madrasah menjadi ramai bagaikan lapangan tempat bermain layang-layang.
                Alhamdulillah…. Menyenangkan ^_^
                Buat kamu yang ingin berkunjung ke Museum layang-layang. Nih alamatnya :


Museum Layang Layang


Kelurahan Pondok Labu, Cilandak
Jakarta Selatan 12450