Tes

Rabu, 19 November 2014

IstiqFamz “Ketan Susu” dari Pondok Gede



    Seperti yang sudah kami rencanakan sejak minggu yang lalu, setelah melaksanakan Sholat Ashar berjamaah di Madrasah, kita cuzz langsung menuju rumah dede Syafiq, anaknya Pak Nasrul, dengan niat sambil silaturahim ke kediamannya yang terletak di Pondok Gede dan gak ketinggalan “Ketan Susu” yang sejak kemarin sudah dibicarakan. Hehe
    Perjalanan yang cukup menguras tenaga, walaupun sebetulnya aq lebih santai karena aq and Nissa ikut mobilnya Umi Rien, tapi kali ini Umi ngajak temannya untuk setir mobilnya coz Umi lagi gak enak badan. Sedangkan motorqu di bawa sama Pak Syafiq (namanya sama dengan anaknya Pak Nasrul), dan Rizki, pak husen serta Pak Nasrul naik motor.
    Huftth.. akhirnya dengan susah payah cari alamatnya yang hampir lupa, kita sampe juga di rumah Pak Nasrul. Sampai sana kami istirahat sambil duduk-duduk dan ngobrol, gak lama setelah itu Pak Nasrul sudah membawa beberapa bungkus ketan susu dengan berbagai aneka rasa. Saat itu aq ambil ketan susu yang rasa blueberry, hemm maniss. Cukup enak menurutqu. Jadi inget waktu makan ketan susu di Pare, Kediri. Tepat di samping hamparan sawah yang hijau… uhhh kangennya pengen kesana lagii…

    So,, Maghrib sudah berkumandang. Aq and Umi Sholat Maghrib di rumah Pa Nasrul, sedangkan yang  Muslim laki-laki sholat di Masjid. Setelah itu Aq and Umi melanjutkan untuk membaca doa awal tahun dan diakhiri dengan Surat Al-Fatihah.
Ya Allah … lengkap sudah hari ini                                                                     
Tahun baru bersama dengan sahabat-sahabat terdekat.
  
      Friday, October 24th 2014

"Selamat Tahun Baru Islam 1436 H" by Istiqlal’s School



Happy Islamic New Year 1436 H......^-^
Bahagianya bisa bertemu dengan tahun yang baru lagi, semoga segalanya menjadi baikk yah.. yang punya hajat dikabulkan, tidak terkecuali aq, semoga harapan baik ditahun yang baru ini Allah wujudkan. Aamiin. Yang pasti keberkahan umur, mantapnya keimanan dan keislaman qt kudu ditingkatkan ditahun ini. Aamiin
     So, hari ini di RA (Raudhatul Athfal) Istiqlal sedang ada keramaian, wahh ternyata mereka sedang merayakan Tahun Baru Islam dengan acara Drama. Disela-sela waktu Mamah Izzul mengajak aq melihat ke ruangan RA, maklum Mamah Izzul sekalian mau lihat Farah, (Anaknya yang bersekolah di RA Istiqlal). Anak-anak terlihat lucu dan menggemaskan ketika memakai costume berbagai macam karakter, ada yang memakai selendang laksana burung-burung yang terbang lengkap dengan mahkotanya, ada kelompok anak yang  bertindak bagaikan laba-laba sehingga musti pakai costume hitam-hitam dan masih banyak yang lain. Menarik ketika aq lihat Pak Zaenal (Pegawai Madrasah) didaulat untuk menjadi Khafilah Arab di zamannya Nabi Muhammad dengan menggunakan gamis putih lengkap dengan penutup kepala yang  berwarna putih pula. Berdiri dengan rapi di samping property Gua Hira untuk berfoto bersama. Kreatif sekali!

     Rasanya makna  tahun baru Islam kini dapat dipahami oleh anak-anak mulai sejak dini jika diperkenalkan dengan sedemikian menariknya.
     Dan disore harinya setelah ada meeting mendadak di kantor MI, seluruh rekan guru MI bergegas ambil air wudhu dan sholat ashar lalu kami berkumpul membuat lingkaran untuk sama-sama bermunajat kepada Allah, membacakan doa akhir tahun secara bergantian lalu menutupnya dengan Surat Al-Fatihah. Sungguh kebersamaan yang membahagiakan, ini merupakan tahun ketiga aq merayakan tahun baru Islam di Madrasah Istiqlal bersama dengan orang-orang terdekat di sini.
    Ya Allah jadikanlah kami hamba-hamba Mu yang sholeh dan sholehah, yang senantiasa selalu bersyukur atas segala nikmat yang Kau beri.
    Ya Allah berikanlah kami kesabaran dan kekuatan untuk menjalani hari di tahun yang baru ini. semoga selalu dalam ridhaMu. Aamiin
                                                                                                          
          Friday, October 24th 2014

“Pelantikan Jokowi-Jk” kita Ke Monas beli Es Doger ^_^



    Seperti rencana tadi malam yang heboh melalui pesan Whatsapp grup “Sahabat Istiqlal”. Aq bersiap-siap untuk ikut jalan ke Monas (Monumen Nasional) Jakarta Pusat yang kebetulan lokasinya berdekatan dengan Masjid Istiqlal. Tepat pada  hari ini juga adalah hari dimana Bapak Jokowi dilantik menjadi Presiden Indonesia. Sebetulnya bukan itu sih tujuan utama qu. aq dan teman-teman hanya ingin beli es doger. Upzzz… hahaha. gak juga lah!. Kami mau tau situasi yang ada saja dengan berita di sana-sini yang hebohhh.. misalnya soal kedatangan band dari luar negeri lah, makan gratis lah, arak-arakan presiden lah, de el el. Kelihatannya seru…
    Akhirnya dengan segala lobi-lobi  yang ada. Umi Rienn, Aq, Rizky dan Pa Jaja yang ikutan melipir ke Monas. Kebetulan warna baju aq sama dengan Rizki orange costume. Haha.
    Wihhh baru keluar pintu Masjid Istiqlal dari pintu yang dekat Pertamina ajja udahh ramee bingittz..halte dan trotoar jalan disulap jadi tempat parkir dadakan, roda dua kek, roda empat kek, roda tiga juga ada. Hufthh. Kayaknya tukang parkir gak akan membiarkan lahan kosong melompong begitu saja tanpa menyulapnya jadi pundi-pundi uang. Hadehhh
    Macett,,,! udah pastiii. Mau masuk ke gerbang Monas ajja kudu ngantri dan berbaris-baris. Walahh kayak mau ngantri sembako ajja..hemmm suasana sore yang masih cukup terik, kami berjalan menyusuri lingkaran Monas sambil mengabsen acara di setiap sudut Monas. Ada 2 panggung musik, yang pasti panggung utama adalah poros berkumpulnya massa untuk acara inti. Lalu kami menuju ke gerobak-gerobak makanan yang sedang berbaris rapi dan ada stiker gratisnya, sebetulnya kami udah tau info dari walimurid di Madrasah tadi soal keriuhan makan gratis yang sudah dimulai sekitar pukul 11.00 wib, kebetulan salah satu walimurid kami adalah pegawai Kementerian Agama yang kantornya dekat dengan Monas, jadi wajar kalo sore ini sisanya tinggal gerobaknya doank, ada sekitar 20 gerobak makanan yang berjejer di sana. Hemm…ternyata hanya dengan beberapa puluh gerobak saja mampu membuat issue yang beredar sengit bukan main di media. Ckckck….
    Kami beralih ke dagangan yang digelar oleh para pengais rezeki, lihat sana lihat sini persis pasar malem di sore hari. Tanpa sengaja saat aq lihat-lihat boneka, ada seorang ibu-ibu dengan dua orang anak, yang satu digendong dan yang satu memegang tangan ibunya dengan wajah yang memelas.  Ibu itu mendekatiqu sambil minta dibayarkan boneka anaknya, entah aq mengerti atau tidak maksud dia tapi terlepas dari maksudnya apa, aq memberikan sejumlah uang lalu tiba-tiba dia memanggil dan memberi aq boneka kecil. Hehe…

    Btw sudah jam empat lewat nihh tapi katanya Presiden mau ke sini… di announce mulu sama MC nya kalo Presiden mau datang tapi otw.otw.. hadehh
    Sore hari yang semakin ramai dan teduh,, akhirnya kami cukupkan saja perjalanan ini, disepanjang perjalanan masih ramai dengan orang-orang yang ingin menikmati “Pesta Rakyat” katanya!. Sesekali berhenti untuk beli makanan kecil, cimol. Haha favorit banget walaupun rasanya biasa ajja, maklum tukang jualan kan beda-beda. Lalu kami berhenti untuk menikmati es doger yang cukup menyegarkan di pinggir jalan Monas sambil sejenak istirahat (lumayan jalan kayak jogging sore. Haha).

    Setelah menikmati es doger yang manis-manis gimana gitu,,, kami melanjutkan perjalanan pulang kembali ke Istiqlal terlebih dahulu melalui jalan belakang, Ragusa dan sekitarnya. Terlihat dari kejauhan Stasiun Juanda yang penuh dengan manusia-manusia yang hendak naik dan turun kereta, jangankan sampai Stasiun, baru sampe jembatan penyeberangan Stasiun Juanda ajja udah ngantri, mirip kayak ngantri di ATM, satu-satu jalannya.. Fuihhh mantap dahh efeknya.
    Dan akhirnya kami kembali ke Madrasah dengan rasa tenggorokan yang manis karena habis minum es doger. Hehehe. Cukup tau ajja sih aq untuk sejarah Bangsa Indonesia hari ini. yang pasti masih sama dengan tahun-tahun yang lalu, kami tunggu undangan Pak Presiden di Istana Negara ya pak.
Kira-kira masih ada gak ya Perayaan Hari Besar Islam di masanya nanti?
Qt tunggu saja !!!                                                                                

          Monday, October 20ty 2014


MC for KNPI Jakarta Utara




     Masih seperti kemarin, aq selalu ditemani Desti (adikqu) untuk memenuhi undangan Bang Acang (panggilan akrabqu ke senior yang satu ini), beliau adalah Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) II KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Jakarta Utara. Aq sengaja tidak hadir ke Madrasah Istiqlal karena acara ini dan kebetulan memang hari sabtu bukan jadwal mengajar. Aq sangat menghargai kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepadaqu untuk bertindak sebagai MC (Master of Ceremony) untuk acara      Pelantikan PK KNPI Se-Jakarta Utara dan Pembukaan Rakerda DPD II KNPI Jakarta Utara di Balai Yos Sudarso, Kantor Walikota Jakarta Utara. Semoga aq bisa memberikan penampilan yang terbaik. Aamiin

    Acara yang dihadiri oleh Bapak Walikota Jakarta Utara yang baru yaitu Bapak Heru Budi Hartono, SE. MM ini berjalan dengan khidmat. Turut hadir pula Ketua DPD I KNPI DKI Jakarta Bang Dodi Rahmadi Amar, dan masih banyak lagi tamu-tamu yang hadir.  Apalagi dimeriahkan dengan penampilan musik akustik yang dipersembahkan oleh rekan-rekan “Kenduri Cinta” TIM (Taman Ismail Marzuki). Asikk..


Akhirnya ba’da sholat zuhur dan makan siang, aq bergegas pulang. Rasanya ingin segera sampai rumah dan istirahat. Fuuihh…!

Alhamdulillah… Terimakasih Ya Allah untuk kesempatan ini.



            Saturday, October 18th 2014