Tes

Rabu, 23 November 2016

Jadi Pager Ayu // Irdayani Wedding // Al-Manan



Jam 06.30 WIB kami sudah berkumpul di kediaman Ibunda Guru untuk berangkat bersama-sama ke gedung tempat acara resepsi pernikahan Irda (putri guru kami Ibunda Hj. Suhani Manan) tepatnya di gedung Graha Corpu Pusdiklat PLN Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Aku satu mobil dengan Ka Santi beserta keluarganya, perjalanan yang menyenangkan…
Tiba dilokasi kami segera menuju tempat rias, awalnya aku sedikit was-was dengan baju yang akan kami kenakan, khawatir gak muat. Hihihi, ahh tapi itu hanya ketakutanku saja, toh badanku juga gak besar-besar banget. Ya muatt lah. Hihi…
Satu persatu para pager ayu dan among tamu didandani dengan apik meskipun sedikit aneh, antara pangling dan kaget. Hihi, maklum lah yahh kita kan jarang full make up  kayak gini. 


                                                                              Before

                           After

Aku menjadi pager ayu bersama dengan tiga remaja yang lainnya, sementara Kak Lin beserta suami dan Kak Santi beserta suami menjadi among tamu. 

                                                       Pagar ayu - penerima tamu

                     Bersama among tamu

Seneng sihh bisa berbagi kebahagiaan dengan pengantin apalagi masuk dalam kepanitiaan acara dengan berperan sebagai pager ayu. Entah udah berapa kali aku berperan sebagai pager ayu dari masa anak-anak, remaja hingga dewasa seperti ini. Selalu seru dengan segala cerita yang tertulis setiap menjadi pager ayu. Namun aku berharap semoga ini menjadi peran terakhirku berperan sebagai pager ayu. Aamiin…
Jam 11.00 WIB acara pun dimulai, pengantin membuat konsep resepsinya dengan sangat simple dan unik, lebih terkesan modern namun tetap sederhana. Tamu-tamu berdatangan seiring berjalannya waktu resepsi, seru aja setiap bertemu dengan tamu yang memang kami kenal, sesekali mereka takjub saat melihat kami karena riasan kami yang membuat pangling pandangan mereka. Hihi
Btw aku seneng deh karena bertemu dengan Umi Hj. Lail saat beliau hadir bersama dengan ustadzah yang lain. Vera juga datang dan menambah keceriaan kami yang suka dengan wefie an. Haha..




                                              Ibunda guru Ustadzah Hj. Suhani Manan

                                                                            Vera....^0^


Kami berusaha untuk bertugas dengan semaksimal mungkin, kebetulan aku berpasangan dengan Hilda. Beruntung deh ada orang baik yang menjadi Malaikat saat kami kelaparan, hehe. Dialah Kak Lin dan Ibunya Hilda dkk yang dengan baik hatinya membawa makanan untuk kami. Makasiii… 





Alhamdulillah acara selesai dalam waktu yang sudah ditentukan. Kamipun bergegas untuk pulang. Sepulang dari sini sepertinya ada rasa rindu yang menggelayut,, ya ampunn aku mau bertemu someone ku….

Sunday, October 09th 2016

Happy Wedding Day Ilham // MTsN25



Minggu siang yang menyenangkan, ba’da zuhur someone datang ke rumah menjemputku, siap tidak siap sih sebetulnya kalau ditanya ini itu sama teman-teman dan benar saja saat sampai di rumah Bahri sebagai tempat kumpul kami, teman-teman langsung memberikan kesimpulannya masing-masing. Hemmm…
Hari ini kami mendapat undangan pernikahan dari teman MTs yaitu Ilham, seneng dehh akhirnya Ilham yang kami kenal sudah berani untuk menikahi akhwat yang saat ini sudah menjadi jodohnya.
Kami datang bersama dengan teman-teman lengkap dengan keseruannya. 




Barakallah ya Ilham dan Chela, semoga menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warrahmah. Aamiin..
Hari ini pula bertepatan dengan pengajian 40 hari almarhum Ibu nya Bahri, dan kami sempat silaturahmi meskipun tidak mengikuti pengajian di malam harinya.
Buat someone ku makasii ya untuk hari ini… ^O^
Sunday, October 02nd 2016


Pelantikan Pimpinan Madrasah Istiqlal dan Serah Terima Jabatan // Kepala KB-RA-MI dan Direktur // 2016 – 2020


            Menjadi catatan sejarah bagi perjalanan kepemimpinan di Madrasah Istiqlal Jakarta. 

      Jumat, 30 September 2016 merupakan hari yang paling berharga karena tepat pada hari  tersebut digelar acara pelantikan pimpinan Madrasah yang baru dan langsung dilantik oleh ketua BPPMI yaitu Bapak Muzammil Basyuni. Diantara para pimpinan yang dilantik adalah :
 
            Kepala KB = Ibu Aris Susanti
            Kepala RA = Ibu Zatiyah menggantikan Ibu Nita Rosdewita
            Kepala MI = Ibu Yulisa Kuncarani menggantikan Bapak Muhamad Alwi
            Wakil Direktur = Bapak Kasmudi
            Direktur    = Bapak Suryadarma Ibrahim 2016 – 2021 menggantikan Bapak H. Sodikin
                        2018 - 2016






           


       Di waktu yang bersamaan aku mendapat tugas menemani peserta didik kelas III A dan III B dalam kegiatan pembuatan tulisan kenang-kenangan dan ucapan terimakasih untuk Pak Alwi (Kepala MI) dan Pak Sentioko (Wakakur) yang selama 8 tahun mengabdi di MI Istiqlal.






       Hari ini kegiatan Madrasah terasa sangat padat, terlebih saat selesai pelantikan, kami keluarga besar MI Istiqlal membuat acara sendiri dalam lepas sambut di ruangan Pak Alwi. Selepas mengajar kami para guru dan pegawai MI Istiqlal berkumpul di ruangan Pak Alwi, acara sederhanapun digelar, seperti sambutan, pemotongan nasi tumpeng dan pemberian hadiah kenang-kenangan dari rekan guru.




      Ada suasana haru dalam acara tersebut saat Pak Alwi mengutarakan sambutan terakhirnya dimasa jabatannya namun ada pula suasana takjub saat menyambut Ibu Yulisa yang sudah sah menggantikan Pak Alwi menjadi Kepala MI Istiqlal. Kelucuan pun terjadi saat bunyi dering telepon di ruangan Pak Alwi lalu dengan sigap sebagai peran barunya Ibu Yulisa mengangkat telepon tersebut dan berbincang dengan lawan teleponnya masih dengan kegaduhan rekan guru yang senang dengan candaannya…hihi. Memang tidak ada yang tidak mungkin yah dan segalanya bisa menjadi mungkin.
Friday, September 30 2016


Hari Sabtu selalu penuh dengan peristiwa yang menakjubkan, yahh sebut saja hari sabtu ini akan dihiasi dengan acara serah terima jabatan dari pimpinan Madrasah yang lama kepada yang baru.
Acara yang diselenggarakan di Aula Alhikmah 34 Masjid Istiqlal berjalan dengan sangat khusyuk, apalagi saat para pimpinan memberikan sambutannya masing-masing. Begitu banyak rasa yang tercampur aduk. Rasa bangga, sedih, hormat, terharu, seru dan lucu.
Bapak Sodikin dalam sambutannya menyampaikan bahwa Madrasah Istiqlal berawal dari sebuah perjuangan dan pengorbanan. Menanamkan sifat musyawarah dan kebersamaan dalam kekeluargaan Madrasah. Sementara Bapak Suryadarma sebagai Direktur yang baru menyampaikan perkenalannya dan mengajak kami semua untuk bekerjasama membangun Madrasah Istiqlal.
Berbeda lagi dengan Ibu Aris yang menjadi kepala KB Istiqlal, beliau memberikan kata-kata yang bagus yang disingkat menjadi REDA yaitu Refleksi, Evaluasi, Diskusi dan Aksi, beliau menyampaikan sambutannya pula dengan haru bahwa pesan Bu Nibras saat itu untuk anak-anak didiknya adalah bagaimana kita bisa mempersiapkan diri untuk bertemu dengan Allah. Sungguh ilmu yang ditanam dengan kecintaan kepada Allah.
Sementara Bu Yulisa, meski sambutannya terkesan sangat menghibur karena jiwa mudanya namun di sisi lain dia menyelipkan pesan bahwa kita harus ingat di bawah pohon yang rindang pasti ada yang menanam. Artinya janganlah sekali-kali kita melupakan orang-orang yang telah dahulu berjasa membuat kemajuan di segala bidang.
Dari sekian sambutan yang sangat menguras emosi, ada satu sambutan yang sangat membekas yaitu saat Ibu Nita Rosdewita (Kepala MI) yang melepas jabatannya menyampaikan sambutan singkat namun begitu berharga. Beliau mengingatkan kami semua kepada Ibu Hj. Nibras OR Salim sebagai pendiri dan penggagas Madrasah Istiqlal pada tahun 1996 yang lalu, begitu banyak pengorbanan dan usaha yang dilakukan olehnya hingga saat ini Ibu Nibras hanya bisa berbaring di tempat tidur. Ibu Nita menceritakan bagaimana pengalamannya saat menjabat sebagai Kepala RA dan menceritakan pula saat beliau bersama dengan Ibu Nibras dan keadaannya saat ini yang begitu memerihkan hati. Ya Allah semoga Bu Nibras selalu dalam kebaikan, berkahilah hidupnya hingga akhir hayatnya kelak…
Satu kata yang disampaikan Ibu Nita yang pernah disampaikan oleh Ibu Nibras yaitu “Ibda’ binafsik” percaya pada diri sendiri.







Dan pada akhirnya jabatan hanyalah sementara, semuanya pasti akan berputar.
Terimakasih kepada seluruh pimpinan Madrasah yang telah membawa harum nama Madrasah selama masa jabatannya dan selamat berjuang kepada pimpinan Madrasah yang baru, semoga kita semua bisa membawa nama Madrasah Istiqlal lebih harum lagi ke tengah-tengah masyarakat Indonesia terlebih ke seluruh dunia. Aamiin

Serah Terima Jabatan
Saturday, Oktober 01th 2016