Tes

Jumat, 25 April 2014

Mie Ijo Kantin Istiqlal


      Jadi menu tambahan favorit qt yang berdiam diri di kawasan Masjid Istiqlal. Hehehe
      Dari pertama aq mencoba makanan itu atas promote Ka Rosta. Haha.. aq udah suka dengan rasanya, apalagi ditambah kalo perut lagi laper, bertambah deh nikmatnya… Alhamdulillah. Fakta menarik ternyata pemilik stand mie ijo tersebut adalah orang tuanya Bu Dita (Rekan kerja di Madrasah Istiqlal). Sepasang suami istri (pensiunan PNS) yang kompak banget kalo lagi melayani konsumennya, terlebih kami nihh kalo lagi dizzy banget dengan aktifitas lalu mampir ke sana. Hemm... sambil menghirup udara luar plus semangkok Mie ijo ditambah baksonya. Hehehe yummy..
      Informasi yang aq dapet sihh. Mie tersebut terbuat dari daun kucai, dan ketika masuk ke mulut lalu menuju perut. Perutqu itu gak terasa penuh. Karena memang aq udah pernah coba mie ijo lain tapi itu terbuat dari daun suji, tekstur mie yang terbuat dari daun suji juga mengenyangkan tapi jadi bikin perut terasa penuh. Menurut aq sihh gitu..
      Rasanya setiap ngobrol sama orang pengen banget promote si Mie ijo ntuhh.. dan kepengen juga sii bisa makan bareng someone. Hahahaha
      Yang belum coba, hayukk lah di coba,, kalo ke Masjid Istiqlal. Silahkan mampir untuk makan Mie Ijo Kantin Istiqlal.
               

Kartini Masa Kini Presented By MI Istiqlal


     Bagiqu Ibu Hj. Nibras OR Salim juga merupakan Kartini masa kini yang perlu diapresiasi atas jasanya terhadap Pendidikan di Indonesia, khususnya untuk keluarga besar Madrasah Istiqlal. sebagai Pendiri Madrasah Istiqlal 14 tahun yang lalu. Kami merasa perlu untuk lebih banyak belajar dari beliau, tapi sayangnya beliau sudah tidak seaktif dulu, beliau hanya bisa terbaring menikmati hari tuanya, doa kami selalu tercurah semoga Allah selalu memberikan kebaikan untuk hidup sampai akhir hayatmu Bu Nibras.
     Peringatan hari kartini 2014 ini diramaikan dengan serangkaian kegiatan. Diawali dengan pawai bersama teman-teman PAUD dan RA di lingkungan Masjid Istiqlal, berpose bersama setelah itu kami kembali ke Madrasah untuk menyiapkan agenda berikutnya yaitu fashion show dan vocal grup yang sebelumnya diperkenalkan dulu makanan-makanan khas Nusantara. Dari Sabang sampai Merauke ada di sini, tapii yang paling menarik buat aq adalah sepasang Roti Buaya beserta anaknya. hehe sayangnya aq gak abadikan makanan-makanan yang lain. Tapi yang pasti makanan dari wilayah Papua, Kalimantann, Sumatera, Sulawesi and Jawa. Semua ada di sini. Hehehe
     Dan tibalah fashion show competition 2014, aq bertindak sebagai MC acara perlombaan itu. menakjubkan melihat anak-anak berekspresi berjalan layaknya model muslimah. gak ketinggalan bapak ibu guru sebelumnya juga bergaya di atas cat walk layaknya seorang model muslimah. hahaha.... serunya.... Setelah itu berlanjut lomba vocal grup per kelas dan diakhir kegiatan kita menonton film RA Kartini bersama di Auditorium Madrasah Istiqlal. Hari itu semuanya bersuka cita menyambut peringatan Hari Kartini.
     Maju terus wanita Indonesia yang berakhlakul karimah !!!

21 April 2014

Kunjungan Tematik Museum Layang-layang by MI Istiqlal


Kuambil buluh sebatang
Kupotong sama panjang
Kuraut dan kuikat dengan benang
Kujadikan layang-layang
Bermain berlari
Bermain layang-layang
Berlari kubawa ke tanah lapang
Hatiku riang dan senang


                Lagu layang-layang di atas menjadi semangat pembuka perjalanan kunjungan tematik kami. Selasa, 01 April 2014 yang lalu, kami peserta didik part 1 untuk kelas 1, 2 dan 3 beserta para gurunya berkunjung ke Museum Layang-layang Indonesia yang terletak di wilayah Jakarta Selatan.
                Tibalah kami di lokasi Museum Layang-layang, kami disambut oleh gerbang pintu yang terbuat dari kayu, artistik dan unik menurutku, budaya Indonesia nya terasa sekali. Next guide dari pihak Museum sudah siapp untuk mengajak teman-teman berkeliling melihat keindahan Budaya Indonesia.
                Pertama kami diperlihatkan sebuah film documenter mengenai sepak terjang seni layang-layang khususnya di wilayah Indonesia… Menakjubkan !!! next kami menuju ruangan yang di dalamnya terdapat karya nyata layang-layang tersebut yang tadi kami lihat di film tersebut… Woow…kereenn lohh!!   Benar-benar big ukurannya, unik modelnya, pokoknya kerennn.. selain itu kami bisa melihat layang-layang yang juga berasal dari luar Negeri, tanda penghargaannya pun terpajang di sana.
                Melihat itu semua aq jadi berfikir, sangat berbeda sekali dengan kebiasaan anak-anak pinggiran Jakarta khususnya, yang jika musimnya permainan layang-layang. Kekhawatiran yang ada yaitu jika si anak mengejar layangan putus lalu hal-hal yang tidak diinginkan terjadi ! haduhh itulah fikiran yang terbentuk dari realita yang ada. Seandainya seni bermain layang-layang itu tidak hanya terlihat dari kekhawatiran yang terbentuk ya, pastii sangat menyenangkan. Ada satu hal yang mungkin jadi jawaban untuk kepuasan anak-anak dalam bermain layang-layang yaitu tempat. Yupzz secara di Jakarta apalagi masyarakat pinggiran Jakarta sedikit tempat yang lapang untuk sekedar tempat bermain anak-anak khususnya layang-layang.
                Kembali lagi ke kegiatan teman-teman… after that, teman-teman diajak untuk membuat layang-layang dengan cara memberi warna pada kertas yang sudah disediakan oleh pihak Museum, lalu setelah itu pihak Museum menyempurnakan kertas layang-layang yang telah diwarnai tadi dengan benang supaya bisa dimainkan. Layang-layang tersebut menjadi cinderamata teman-teman, dan sejurus kemudian setelah kami kembali ke Madrasah, koridor Madrasah menjadi ramai bagaikan lapangan tempat bermain layang-layang.
                Alhamdulillah…. Menyenangkan ^_^
                Buat kamu yang ingin berkunjung ke Museum layang-layang. Nih alamatnya :


Museum Layang Layang


Kelurahan Pondok Labu, Cilandak
Jakarta Selatan 12450





Mawar Putih from KOPRI (Korp PMII Putri) PKC DKI Jakarta untuk HARLAH PMII Ke 54


     17 April 2014 menjadi tanggal penting yang selalu diingat oleh para aktifis organisasi mahasiswa  yaitu PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia). Karena ini adalah hari lahirnya. Enam tahun berlalu ketika awal aq berkenalan dengan organisasi yang sudah aq geluti, berawal dari kepengurusan komisariat berbasis kampus, berlanjut ke tingkat cabang sampai sekarang aq berjuang di koordinator cabang Jakarta bersama KOPRI (Korp PMII Putri) DKI Jakarta.
    17 April 2014 menjadi awal dari kegiatan yang KOPRI PKC DKI Jakarta selenggarakan yaitu pemberian Mawar putih kepada masyarakat dan tiup lilin dalam rangka Harlah PMII ke 54 yang berlokasi di Taman Soerapati. Seru juga bisa berbagi kebahagiaan tidak hanya bersama teman-teman seperjuangan organisasi tetapi juga dengan pengunjung di sana, walaupun ada juga 1 atau 2 pasangan muda-mudi yang menolak untuk berbagi kebahagiaan bersama kami, maklumlahh.. hehe “husshh jangan diganggu kalo gitu !” well down setelah itu kami menuju Gedung PB PMII di Salemba Tengah.
     Sudah ramai ternyata, senangnya bisa mendengar statement-statement unik dari para pejabat jebolan PMII, sebut saja Cak Muhaimin Iskandar  atau akrab dipanggil Cak Imin yang sekarang menjabat sebagai ketua umum PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), lalu ada Bapak Helmy Faisal dan juga Ketua DPR RI.. lengkap lah.. satu hal penting yang menjadi sesuatu untuk KOPRI PKC DKI Jakarta adalah kami memberikan setangkai Bunga Mawar Putih sebagai simbol perayaan harlah PMII ke 54 yang langsung diterima oleh Ketua DPR RI dan Cak Imin…Ala Kulli hal ^-^
     “Bersemilah –bersemilah tunas PMII”
      Selamat Hari Lahir PMII ke 54

Karang Pamitran Guru MI Se-DKI Jakarta


      Perlu penyemangat untuk menjalani hari inii,,,penyemangat jiwa dan raga. Jiwaqu sebetulnya merindukan yang entah apa  kurindukan, dan raga ini sebelumnya sudah cukup lelah setelah semalam menghujankan diri demi berkiprah di organisasi PMII.
      Pagi itu aq diantar bapak menuju lokasi meeting point di MI Al-Falah Kwitang yang selanjutnya kami berangkat bersama menuju Bumi Perkemahan Cibubur. Alhamdulillah masa-masa itu berjalan menyenangkan. Diperjalanan aq bisa berbagi cerita dengan bu Puji (rekan kerjaqu di Madrasah Istiqlal) yang juga ditugaskan untuk kegiatan ini bersama dengan Bapak Asep Ahmad.
      Baru saja sampai di lokasi Bumi Perkemahan Cibubur, aq sudah dikejutkan dengan kehadiran orang-orang yang spesial yaitu guru-guruku waktu di MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) 10 Duren Sawit. Ada Bu Farida, Bu Nelly, Bu Asiyah and Bu Ninik. Bahagia bangett bisa silaturahim dengan mereka wabil khusus Ibu Farida, subhanallah kangennya diriku, beliau udah seperti orang tua qu, jadi ingat masa-masa sekolah dulu di MIN 10 Duren Sawit. Wahh... sudah kurang lebih 12 tahun yang lalu dan ku kembali bertemu dengan mereka dengan profesi yang sama yaitu sebagai seorang guru. Semoga ilmu yang kau berikan bermanfaat wahaii ibunda guru. Aamiin
       Btw seperti kembali ke masa-masa sekolah dulu, berdiam diri di tenda, melakukan kegiatan di lapangan dan berbincang-bincang dengan rekan-rekan di luar tenda. Waktu yang kosong kuhabiskan untuk membaca buku karangan Tere Liye, cukup menenangkan hati dan fikiran. Disaat someone terdekat sedang jauhh di sana, aq damai dengan membaca buku galau yang mengobati galau itu. hehe ^-^
       Upacara pembukaan telah dilewati, berlanjut pada kegiatan siang yaitu lomba volley guru antar wilayah. Aq bergabung dengan rayon 45 dari Jakarta Pusat. Serunya bisa tertawa bareng rekan-rekan guru yang baru ku kenal. Walaupun belum berkesempatan menang tapi semua berjalan sangat menyenangkan, tau tidak yang menang ituhh guru-guru dari Kepulauan Seribu. Yang notabanenya kontingen dari Pulau Seribu paling sedikit sedangkan yang terbanyak adalah dari Jakarta Timur, sedangkan Jakarta Pusat masuk wilayah sedang.
       Malam itu kami ikut dalam acara pentas seni, hemmm... qt dari Jakarta Pusat di sore harinya sudah berlatih secara mendadak, dan itu seru-seruan ajja, sedangkan dari sekolah atau wilayah lain sudah mempersiapkan lebih matang dari kami, beragam kreasi seni yang ditampilkan dari rekan-rekan guru yang lain, dan memang terlihat Madrasah Ibtidaiyah Negeri yang mendominasi kegiatan ini, but just so so… intinya kami gembiraa…­^_^
       Di pagi hari kami senam bersama,, rindunyaaa diriku dengan gerakan-gerakan senam 2000 yang pernah aq praktekan dulu bersama teman-teman di sekolah… after that kami menuju Aula Cut Nyak Dien untuk mengikuti seminar yang dihadiri oleh Bapak Arif Rachman (Pakar Pendidikan). Subhanallah beliau begitu bijaksana menyampaikan ceramahnya kepada kami semua tentang keikhlasan seorang guru dalam mengajar. Intinya semua harus berpangkal dari hati…
       Segala Puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam…. Akhirnya sampai juga di rumah setelah beberapa jam diperjalanan pulang.. Ya Allah bahagianya diriku diberi kesempatan ini dan berhasil melewati aktifitas tersebut. Semoga bermanfaat… Aamiin

29-30 Maret 2014