Tes

Minggu, 20 Maret 2016

Kucingku belang tiga… dia ciptaan Allah…



Kucingku belang tiga
Sayang pada anaknya
Meong...meong... bunyinya
Bila memanggil anaknya

Kucingku belang tiga
Dia ciptaan Allah
Meongg…meongg… bunyinya
Bila bertasbih pada Allah
(Satu bait lagu ciptaan Ibu Hj. Nibras OR Salim. Pendiri Madrasah Istiqlal)

Yeayyy….ada penghuni baru nihh di Madrasah…

Meonggg….meong…. Si Bunda doremi ini jadi selebriti baru buat guru-guru, terlebih anak-anak. Kehadiran pertamanya di Madrasah menjadi daya tarik buat kami. Hehe.

Si meong ini sedang hamil besar kawan, duduk menyender lemas di dinding kelas, tak banyak basa-basi hanya guratan wajah yang menggambarkan kepasrahan. Wkwkwkw. Hari-hari menunggu masa kelahirannya doi sering bolak-balik koridor Madrasah. Kepengen banget digodain gitu. Hadehh… hal lucu yang aku inget adalah ketika si meong kalo lagi pasang muka pasrah itu mirip banget sama mamah izzul yang sering kelelahan karena lagi hamil juga. Hahaha. maap…maap…

Hemmm…sempat vakum beberapa waktu si meong tak terlihat lagi di Madrasah. Kabarnya si meong sudah melahirkan. Aiihhh… si Nisa itu heboh mau cari si meong sama anaknya yang entah dipindahkan kemana. 

Dan ternyata si pemilik tiga warna di tubuhnya ini kembali lagi, bahkan sering masuk ke ruang guru dan mencari-cari lemari, selidik punya selidik ternyata ada beberapa anaknya di dalam lemari!!.. ampyunnn…. Aduhh si bunda doremi … nama pemberian nisa ini… sungguh harus diwaspadai. Secara mainnya udah di lemari.

Tapi beberapa waktu kemudian, kabar menyedihkan pun datang. Kabarnya anak si meong dipisahkan dari ibunya. Hukhukhuk… benerann… kini meong tinggal sendiri lagi tanpa anak-anak dan pasangan alias jomblo. Mau cari suami lagi tapi body masih gabagus, peyutnya masih bergelambir gitu. Hahaha (itu kata nisaaa). Dan kini namanya pun berganti menjadi si “Telon”, nama pemberian dari Dityo (siswa kelas 5 di MI Istiqlal). Menurut pengakuannya dia memberi nama “Telon” karena si meong tersebut memiliki paduan tiga warna pada tubuhnya yaitu hitam, putih dan jingga. Karena itulah disebut dengan “Telon”. Hehe

Pernah disuatu pagi, saat aku baru tiba di kantor, aku mendapati si Telon sedang tertidur pulas di atas kursiku. Ga tega ihhh banguninnya, aku biarkan saja dia bobo, cukup lama juga karena aku sempat menyambangi bu Woro di ruangannya. Hemm padahal kitamah ga tega ya banguninnya, ehhh si mamah Izzul itu santai banget ngusir si meong yang lagi bobo, kursinya di jatuhin gitu aja. Aduhh kasiannn si Telon. 


Benar-benar terusir kamu. Hahaha. btw gak hanya di kursi aku aja, si Telon juga kerap menduduki kursi Nisa di samping ku, tau aja da ah yang punya kursi masih single. hahaha

Sabar ya telon… tetep nemenin kami di Madrasah ya… bantuin jadi guru piket, nyambut anak-anak saat datang ke Madrasah, bantuin Pa Anwar juga buat jadi security. hahaha dan ikutan MI Menghafal bareng-bareng. hehe 




               
                Desember - January 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar