Tes

Minggu, 20 Maret 2016

MC Keserasian Sosial bersama Kementerian Sosial RI 2015




Satu hari sebelum pelaksanaan acara, Aku dan Lianah sempat mengikuti gladi resik untuk persiapan dan mengecek seragam karena tim sholawat hadroh Bidayatul Hidayah juga mendapat amanah untuk tampil dalam rangkaian acara yaitu pembacaan Maulid Barzanji. Awalnya aku fokus latihan sholawat hadroh bersama tim untuk persiapan acara namun ternyata Aku diamanahkan untuk menjadi MC dalam acara tersebut, tentu hal ini menjadi masalah yang harus kami cari jalan keluarnya, secara personil tim sholawat kami didominasi oleh ibu-ibu muda yang sedang suburnya memproduksi  keturunan yang sholeh dan sholehah. Hehehe. Dua orang vokalis baru saja melahirkan anak yang kedua, begitupula dengan satu orang anggota tim juga baru-baru ini melakukan persalinan anak yang kedua. Subhanallah... hari itu juga Aku bersama Lianah mencoba mencari solusi untuk penampilan tim kami, tentu Akupun tidak bisa bertugas secara double job, akhirnya kami berhasil menarik backing vocal lain dalam tim kami untuk menjadi vokal dan bantuan rekan sesama tim untuk mengisi kekosongan formasi tim hadroh. Alhamdulillah masalah ini terselesaikan.

Mentari pagi di hari Rabu telah menyapa, kami bersiap-siap untuk berangkat menuju tempat acara di daerah perumahan rakyat Pulo gadung Jakarta Timur. Tim ku sangat cantik dengan seragam biru-birunya sedangkan aku sudah bersiap dengan seragam yang berbeda. Tiga mobil pun siap melaju mengantarkan kami.

Sesampainya di lokasi, kami langsung menuju ke tempat acara, lebih tepatnya di sebuah lapangan olahraga masyarakat yang disulap menjadi ruang acara dengan tatanan tenda dan panggung. Suasana pagi yang cukup ramai dan sedikit riweh. Mungkin karena konsep acaranya adalah kemasyarakatan jadi ya seperti ini. Sepanjang jalan menuju tempat acara yang masih ada gerobak-gerobaknya pun di babat habis oleh tim kebersihan demi nama baik daerah penyelenggara.

Bentuk acara ini adalah pertemuan dan peresmian tugu keserasian sosial hidayah kelurahan dan kecamatan Pulo gadung, Kota Jakarta Timur Provinsi DKI Jakarta. Kedatangan kami disambut dengan musik khas Jakarta lengkap dengan ondel-ondelnya, masyarakat sekitar sangat antusias sekali terbukti dengan kehadiran mereka di sekeliling lokasi acara. 

Sesampainya di lokasi, aku langsung bergulat dengan susunan acara dan terasa cukup ribet saat berkomunikasi dengan protokol kementerian. Hufthhh... nikmati sajalah... suasana lokasi acara yang juga gak kalah ribet karena lagi-lagi mungkin ini adalah acara yang melibatkan masyarakat perkotaan yang tinggal di kawasan yang cukup padat. Akupun sampai tertawa sendiri dengan suasana yang lebih mirip seperti adegan-adegan di FTV (Film Televisi) yang dulu sering aku tonton. Hahahaha... gambaran sebuah perumahan padat penduduk yang sedang punya hajatan besar menyambut seorang menteri dengan tatanan panggung di tengah-tengah lapangan. Wihhhhh.... aseliiii mirippp. Hehehe

Btw sudah hampir dua jam lebihhh aku bersama tim tenggelam dalam keribetan yang teramat sangat. Akhirnya moment yang ditunggu-tunggu pun tiba. Selamat datang Menteri Sosial Republik Indonesia, Ibu Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa beserta rombongannya yang telah hadir di acara ini. 


        
Acara diawali dengan pembukaan yang sudah aku susun dengan sangat apiknya. Cieee.. hadir di sini para undangan dan pejabat wilayah yang ada di Jakarta Timur. Oh iya seneng deh karena dikesempatan ini juga aku bertemu dengan Teh Ai Maryati Sholihah yang merupakan Ketua PB KOPRI (Korp PMII Putri) Periode 2005-2007 dan sekarang sedang menjabat di kepengurusan PP. Fatayat NU. Salam kenal ya teh.. hihihi



Sebagai ucapan selamat datang, kami mempersembahkan tari saman dari anak-anak binaan Keserasian sosial hidayah dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi dan maulid barzanji dari tim sholawat hadroh Bidayatul Hidayah. 






Tibalah pada acara inti yaitu pengukuhan pengurus forum keserasian sosial hidayah yang ada di wilayah Pulogadung jakarta timur sekaligus penandatanganan prasasti serta sambutan khusus dari Ibu menteri, dalam sambutannya ibu bercerita soal sebagian program yang sedang digalakkan oleh Kementerian Sosial dan menyinggung sedikit tentang kehidupan sosial di zaman Rasulullah yang penuh dengan kedamaian meskipun berbeda suku dan agama serta mengingatkan kita akan firman Allah yang menyebutkan bahwa kita harus berlomba-lomba dalam kebaikan. 




Akhirnya acara ditutup dengan pembacaan doa serta konferensi pers yang sejak tadi sudah menunggu ibu untuk diwawancara.

Fuihhhhh.....dalam hati aku ucapkan hamdalahh... akhirnya amanah kali ini terselesaikan juga meski begitu banyak keajaiban yang terjadi. Hahaha

Wednesday, December 30ty 2015


Tidak ada komentar:

Posting Komentar